neverland blog

Minggu, 18 Mei 2014

TERIMAKSIH PAK RT





Sekitar 7 bulan yang lalu entah hari apa Pak RT dan bu RT datang ke rumah, bukan untuk menagih data atau iuran tapi ya hanya main biasa,,,kenapa??
·         Rumahku dekat sekali dengan Pak RT hanya terpisah oleh tembok.
·         Keluargaku dan keluarga Pak RT masih ada ikatan saudara.
·         Ibuku dan Bu RT, mereka layaknya sahabat sejati , kemana – mana selalu berdua.
Jadi intinya keluargaku dan keluarga Pak RT sudah sangat dekat.
Setahu saya mereka datang hanya untuk ngobrol saja nggak lebih, tapi entah ada angin apa lama-kelamaan obrolan mereka kok serius. Entah dari masalah internal keluarga sampai pembagian hak waris, pajak tanah dan entahlah aku lupa. Aku hanya terheran mendengar obrolan mereka didalam kamar. Tapi ada satu obrolan yang benar-benar membuatku fokus mendengarnya. Ternyata bapaku sedang curhat masalah pernikahan kakakku ke Pak RT. Mungkin itu semacam feeling dari bapakku tapi intinya bapak minta tolong ke Pak RT untuk membantu menyiapkan pernikahan kakakku. Saat itu aku hanya berpikir “oh mungkin bapak kan belum pernah menikahkan anaknya jadi minta tolong Pak RT buat ngurus semuanya”. Dan tentu saja Pak RT mau dengan senang hati, dan entahlah aku lupa yang dibicarakan lagi tapi yang aku ingat bapakku benar-benar bersemangat saat menceritakan anaknya yang akan menikah , beliau sangat crewet saat itu ,,,ah pokoknya sampai tangannya ikut naik turun. Hemm....kalau ingat saat itu saya selalu berpikir kalau bapak saya selalu bangga saat harus menceritakan tentang anaknya ke orang lain L.
               
******

                Kehidupan akan berubah seiring waktu, itu pasti dan itu benar. Setelah pembicaraan malam itu berlalu bahkan 7 bulan berlalu kehidupanku pun berubah sangat berubah banyak hal terjadi dalam hidupku yang mungkin membuat aku semakin dewasa atau semakin rapuh, entahlah,,,, pastinya kehidupanku berubah. Bapaku yang dengan semangat bercerita ingin menikahkan anaknya pun harus diambil oleh Allah SWT sehingga mau tidak mau Pak RT yang menggantikannya. Keluargaku terutama ibuku benar-benar minta tolong kepada Pak RT untuk menyelengarakan dan mengatur pernikahan kakakku.
                Musyawarah pernikahan kakakku yang pertama dilaksanakan setelah acara 100 hari bapaku,waktu itu sekitar pertengahan Januari, dalam rapat itu hanya keluarga dekat yang diundang beserta Pak RT pastinya, disana Pak RT menjadi ketua pernikahan selanjutnya beliau mengatur semua susunan-susunan panitianya. Rapat itu hanya sebentar karena hanya menyusun panitia dan menentukan tanggal pernikahan dan diputuskanlah tanggal 25 Mei 2014 sebagai hari pernikahan mbakku, juga tempat pernikahan yang diputuskan akan dilaksanakan di rumah Pak RT karena halaman rumah pak RT itu luas.
Kesibukan pun dimulai dirumahku walaupun hanya kesibukan kecil seperti memilih undangan, memastikan panitia dan seprintil hal lainya. Pak RT adalah orang yang menurutku sangat bertanggung jawab, hampir setiap hari dia kerumahku untuk bertanya apakah ada yang kurang atau memberitahu info-info tentang pernikahan. Beliau sangat perduli sekali entah pak RT atau bu RT mereka semua so sweet sekali baik sekali ,,,terharu pokoknya!!!


*****
Ngomongin kebaikan keluarga pak RT terutama Pak RT mungkin nggak bisa dihitung walaupun sudah pakai SPSS terbaru . Sejak bapak meninggal hingga tahlilan 100 hari meninggalnya bapak, Pak RT adalah orang yang selalu datang awal untuk menyiapkan microphone untuk tahlilan, selalu seperti itu, aku sendiri sampai hafal setiap ada bunyi “kresek-kresek” aku selalu mbatin “wah Pak RT udah datang” dan kebiasaan Pak RT mengetes mic pasti bilang “DICOBA” hingga kata-kata itu menjadi trend anak-anak disekitar desa dan buatku juga, kata itu mungkin akan ku ingat sampai aku sama luhan menikah nanti...hehe. :D
*****
Kakaku dilamar secara resmi....
                Hari itu sungguh mengemparkan, pagi-pagi sekitar jam 6 kakaku ngributi ibuku kalau keluarga calonnya mau datang kerumah nanti jam 12. Udah semua jadi ngributi kesana kemari dan saudara semua dikabari termasuk Pak RT. Semua saudaraku pun datang dan langsung menyiapkan semuanya dari masakan sampai tempat untuk menerima tamu. Akhirnya semua siap sekitar pukul 11.30 WIB, kita tinggal nunggu pihak pria. Tapi, keluarga pihak pria baru datang sekitar pukul 14.00 dan itu sungguh molor,,,oh,,,. Acara lamaran pun berjalan, seperti yang sudah direncanakan Pak RT yang menyambut dan menerima lamarannya. Entah apa jadinya saat itu jika tidak ada Pak RT pasti nyeyet . kenapa? Karena keluarga saya tidak ada yang bisa ngomong untuk acara resmi. Pkoknya terimakasih lagi buat Pak RT.

*****
Rapat Pernikahan
Lupa tanggal berapa dan bulan apa, tapi sepertinya bulan April, malam minggu setelah isya dirumahku diadakan rapat pernikahan untuk mengfikskan dan mempublikasikan susunan panitia. Acaranya biasa seperti rapat pernikahan pada umumnya, acara ini mengundang seluruh panitia yang dilibatkan. Seperti biasa rapat ini dipimpin oleh Pak RT. Entah ada apa padaku tapi saat itu sungguh sedih sedih sekali rasanya, diotakku hanya terbesit pikiran “ coba kalau bapak ada....coba kalau bapak ada....coba kalau bapak ada ....” pikiran itu terus menerus diotaku dan nggak mau hilang tapi memang rasanya beda sekali, bapakku adalah orang yang pintar ngomong apalagi dalam forum dan aku belum pernah lihat orang didesaku yang ngomngnya sepintar bapakku dan saya kok jadi nyelonong ini kan mbahas Pak RT ,OKKE FIKS. Tapi aku tetep bersyukur masih ada keluarga yang lain juga Pak RT yang membantu. Tentu saja saya berterimakasih lagi kepada Pak RT karena telah nyulihi/menggantikan bapak saya.



*****
Menuju pernikahan
                Bulan mei pun tiba dan dirumahku semakin sibuk entah undangan yang belum beres lah entah pesen makanannya lah, REPOT DEH!!! Apalagi setelah aku pulang KI ,aduhhhhh,,,kamarku penuh dengan souvenir,....okke tapi ini bukan pembahasan utama.
Tanggal 11 MEI 2014
                Hari minggu 11 Mei 2014, pagi itu kakakku bilang kalau dia mau nyebar undangan dan aku juga mau ada perlu jadi aku memutuskan ikut. Tapi tiba-tiba Pak RT datang dan tanya sama kakaku “Na, kamu udah nyewa tenda belum?, kakakku pun jawab “belum pak”, “lho kurang 2 minggu lagi lho, ayo sekarang tak anter nyewa tenda”,kata pak RT. Terus ibukku bilang “iya sana biar dienter Pak RT nanti Pak RT diboncengin”. Berangkatlah Pak RT sama kakaku ke penyewaan tenda. Sejam kemudian kakaku datang dan aku pun tanya tadi gimana, kakaku Cuma bilang kalau tadi udah pesen terus Pak RT nggak mau tak boncengin jadi aku malah diboncengin terus tadi Pak RT bilang tha fit ke mas tendanya kalau dia sekarang mau nyewaain buat aku tapi besok 9 Agustus dia mau nyewain buat anaknya yang mau nikah, disitu aku cuma bilang “oh”.

Tanggal 12 Mei 2014
                Hari itu biasa aja, nggak ada yang aneh, aku berangkat ke kampus seperti biasa walaupun nggak enak badan, kakaku juga kekantor seperti biasa, pokoknya kaya hari biasanya. Saat berangkat ke kampus aku lupa bawa hape jadi lumayan nglangut dikampus dan badanku juga semakin nggak enak jadi aku memutuskan setelah pulang kampus langsung ke kosnya dian buat kerokan sama mijeti. Aku pun pulang dari kosnya dian sekitar pukul 5 sore dan seperti biasa jalan kaliurang rame, entah kenapa padahal badan juga udah enakan, sepanjang jalan aku mikirin bapak terus kenapa bapak harus pergilah kenapa bapak ninggalin aku lah pokoknya sepanjang jalan aku melow banget. Sekitar jam 6 kurang pun aku sampai rumah dan seperti bias aku markir motor, belum sempat turun dari motor kakaku datang dengan menagis dan aku bilang “kenapa mbak?”, kakaku hanya menjawab “Pak RT meninggal”, aku Cuma bisa bilang “HAH KOK BISA MBAK,KEMAREN NGGAK KENAPA-KENAPA THA”, dan tanpa terasa air mataku mengucur deras, aku antara syok dan nggak percaya, dan kenapa harus Pak RT kenapa??? Kenapa Ya Allah? Entah hari itu serasa dilempari batu besar tepat didada. Kenapa harus disaat hari bahagia kurang dari 12 hari, kenapa Ya Allah.
                Aku hanya bisa merenung didalam kamar dan berpikir yang tidak-tidak, dikepalaku penuh dengan pertanyaan kenapa...kenapa dan kenapa setiap akan ada hari bahagia harus ada hari duka kenapa ya Allah,,,pertama saat kakaku ulangtahun simbah engkau ambil, saat kakaku mau wisuda bapakku engkau ambil dan terakhir saat kakakku mau menikah Pak RT engkau ambil, rasanya nggak terima sekali, aku harus gimana coba? Kepalaku serasa meledak saat itu.
Tapi saya bukanlah saya yang seperti dulu saya lebih tegar dan kuat, saya sendiri syok dengan perubahan diri saya, kenapa? Karena saya sedih paling” Cuma 1 jam setelah itu ya sudah mau nggak mau harus tegar kan karena aku merasa punya tugas yaitu menjaga kakak dan ibuku agar tidak rapuh nggak nagis terus dan bisa tegar.
  UCAPAN TERIMAKASIH
Thank you Pak RT sudah menjadi orang yang baik untuk keluargaku dan membantu segenap hati untuk keluarga saya. Mungkin saya tidak akan pernah bisa membalas tapi saya yakin ALLAH tau segalanya dan membalas semua kebaikan Pak RT,,,,

SELAMAT JALAN PAK RT... :D
*****
sekian